Si Camar Biru, Pesawat Tanpa Awak dari UGM

Keinginan Indonesia untuk bisa kembali memiliki pesawat buatan sendiri yang lebih canggih, sepertinya sebentar lagi bakal terwujud. Ini dibuktikan oleh para mahasiswa Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tiada henti tanpa lelah terus melakukan inovasi. Mereka berhasil mengembangkan teknologi pesawat tanpa awak atau yang dikenal dengan dengan istilah Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Pesawat tanpa awak dari UGM yang diberi nama “Camar Biru” itu berhasil melakukan uji coba penerbangan perdana di lapangan Graha Sabha Pramana UGM. Yang menarik dari Camar Biru ini adalah terbang dengan tidak dikendalikan oleh remote control, tapi terbang secara autonomous. Menurut salah satu anggota tim riset, pesawat tersebut telah dikembangkan selama dua tahun dan telah menghabiskan biaya pembuatan hingga Rp 25 juta. Meski banyak kendala yang ditemui khususnya di awal-awal pembuatan, toh akhirnya semua jerih payah tim riset yang tergabung dalam grup Flying Object Research Center (FORCE) Universitas Gadjah Mada ini telah membuahkan hasil yang gemilang. Selama 10 menit pesawat mini yang berukuran panjang 120 cm dengan bobot 4 kilogram ini berhasil terbang mengelilingi kawasan kampus UGM. Tim riset itu juga menerangkan, bahwa Camar Biru bisa diterbangkan secara autonomous dengan menggunakan sensor mengikuti jalur lintasan di udara berdasarkan titik kordinat GPS. Sedangkan perangkat lunak untuk kendali pesawat yang mereka namakan mission planner UGM menggunakan software microsoft visual c plus-plus.

Sementara itu, salah seorang dosen pembimbing Gesang Nugroho menyebutkan, Camar Biru dilengkapi dengan kontroler, sensor, dan sistem telemetri. Sehingga dapat terbang secara autonomous. Bahkan, Camar Biru mampu terbang dengan jarak delapan kilometer dengan kecepatan 60 km/jam. Canggihnya lagi, pesawat tersebut juga bisa difungsikan mengirimkan live video, dan menghasilkan peta udara dari mosaic foto, serta mampu dropping payload pada lokasi tertentu. Yang berbeda dari Camar Biru ini adalah baling-baling nya yang ditempatkan di tengah badan pesawat yang diarahkan ke ekor pesawat. Para warga penasaran dan ingin tahu lebih banyak lagi tentang pesawat masa depan Indoensia ini? Silahkan simak info lengkapnya di tautan yang berikut ini.
pesawat tanpa awak dari ugm

Fani

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Tetap Sayang Bumi Dengan Tas Belanja Ramah Lingkungan "Vertesac"
  2. Hallo warga!
  3. Cara Bikin Kado Unik Dengan Tampilan Elegan
  4. Dapatkan Ribuan Freelancer Profesional di Fiverr
  5. Alat Deteksi Uang Palsu "Tissor"
  6. 7 Terobosan Teknologi Pada 2015 Yang Bisa Membantu Energi Dunia
  7. Alat tambal ban tubeless "Ga Takut Bocor Ban Lagi"
  8. GANTUNGAN BAJU UNIK KEREN BUAT TRAVELLER
  9. Gini nih cara bikin RC keren untuk ponakan
  10. “Keberanian Seperti Apakah Yang Anda Miliki?”

Dapatkan update terbaru facebook kami