Pengertian Mikrokontroler Dan Penerapannya Bagi Pemula

“Mikrokontroler, hmm termasuk makhluk jenis apaan tuh?” Mungkin pertanyaan ini hinggap dipikiran para warga yang masih pemula dalam hobi elektronika. “Tak kenal maka tak sayang” Inilah istilah yang tepat bagi para warga yang belum mengenal apa itu mikrokontroler, dan penerapannya dalam kegiatan sehari-hari. Sebab setelah mengenal mikrokontroler dan mencoba menguliknya untuk membuat alat dan robot, maka para warga akan menemukan hobi baru yang mengasikan. 😀

Mikrokontroler Atmega8

Mikrokontroler Atmega8


Pengertian Mikrokontroler

Mikrokontroler adalah sebuah komputer kecil pada satu sirkuit yang terintegrasi terdiri dari chip mikroprosessor, memori, dan peralatan input serta output yang bisa diprogram. Berbeda dengan CPU serba-guna, mikrokontroler tidak selalu memerlukan memori eksternal, sehingga mikrokontroler dapat dibuat lebih murah dalam kemasan yang lebih kecil dengan jumlah pin yang lebih sedikit. Mikrokontroler yang populer pertama kali dibuat oleh Intel pada tahun 1976, yaitu mikrokontroler 8-bit seri Intel 8748. Mikrokontroler tersebut adalah bagian dari keluarga mikrokontroler MCS-48. Sebelumnya, Texas instruments telah memasarkan mikrokontroler 4-bit pertama yaitu TMS 1000 pada tahun 1974. TMS 1000 yang mulai dibuat sejak 1971 adalah mikrokomputer dalam sebuah chip, lengkap dengan RAM dan ROM.

Board Arduino Uno

Board Arduino Uno


Contoh Penerapan Mikrokontroler

Penerapan mikrokontroler dalam bentuk prototype dan alat elektronika boleh dibilang unlimited lho mas boss en mbak boss. Batasannya cuma pada kreatifitas kita sebagai peracik kode dan sensor atau modul. Sebagai contoh berikut admin tuliskan beberapa penerapan mikrokontroler dari pemakaian sensor-sensor :

  • Anemometer modul
  • Anemometer modul adalah modul sensor untuk mengukur kecepatan angin. Contoh penerapan Anemometer modul seperti Stasiun cuaca kecepatan angin.

  • Barometric Pressure Sensor
  • Barometric Pressure Sensor adalah sensor untuk mengukur tekanan udara. Barometric Pressure Sensor bisa kita gunakan untuk proyek stasiun cuaca mengukur tekanan udara.

  • Camera sensor
  • Camera sensor adalah sensor kamera. Camera sensor penerapannya bisa sebagai alarm system, sistem keamanan bangunan, sistem pendataan kependudukan dll.

  • Capacitive Touch Sensor
  • Capacitive touch sensor adalah sensor sentuhan memanfaatkan kapasitif tubuh. Sensor ini biasa diterapkan pada alat yang membutuhkan saklar sentuh seperti sistem keamanan, alarm anti maling dll.

  • Color sensor
  • Color sensor adalah sensor untuk mendeteksi warna. Sensor ini bisa diterapkan pada alat kesehatan seperti alat deteksi kesehatan gigi dan kulit. Sensor ini juga bisa kita terapkan pada robot untuk kepentingan industri.

  • Current sensor
  • Current sensor adalah sensor untuk mendeteksi arus listrik. Sensor arus ini biasa diterapkan pada alat ukur arus listrik.

  • Digital IR sensor
  • Digital IR sensor adalah sensor infra red. Sensor ini biasa digunakan untuk alat remote control dengan media infra merah. Admin pernah menerapkan sensor IR ini untuk alat penghitung jumlah telur pada salah satu peternakan.

  • Fingerprint Sensor
  • Fingerprint Sensor adalah sensor untuk mendeteksi sidik jari. Admin pernah memakai sensor ini untuk alat absensi karyawan dan sistem keamanan ruangan server.

  • Flame Sensor
  • Flame sensor adalah sensor untuk mendeteksi api. Sensor ini biasa digunakan para praktisi robot untuk robot pemadam api. Admin juga pernah terlibat dalam tim proyek fire alarm menggunakan sensor ini.

  • Gas sensor
  • Gas sensor adalah sensor untuk mendeteksi gas. Para praktisi mikrokontroler biasa menerapkan sensor ini untuk alat mendeteksi kadar alkohol, sistem peringatan kebocoran gas dll.

  • GPS Sensor
  • Gps sensor adalah sensor untuk mendeteksi lokasi. Sensor ini biasa digunakan untuk sistem keamanan kendaraan, sistem pemetaan lokasi dan applikasi lain yang berhubungan dengan lokasi.

  • GSM Modul
  • GSM Modul adalah sensor untuk komunikasi GSM (Global System for Mobile Communication). Modul ini biasa diterapkan untuk alat yang membutuh SMS gateway dan komunikasi mobil.

  • Humidity dan Temperature sensor
  • Humidity dan temperatur sensor adalah sensor untuk mendeteksi kelembaban(kadar air pada udara) serta suhu atau temperatur udara. Sensor ini bisa kita terapkan untuk alat otomasi pertanian, alat keamanan dan peringatan dini kebakaran.

  • Light sensor
  • Light sensor adalah sensor untuk mendeteksi cahaya. Sensor ini bisa kita terapkan untuk alat yang membutuhkan deteksi cahaya seperti alarm anti maling, smart home system dll.

  • Load Sensor
  • Load sensor adalah sensor untuk mendeteksi berat. Sensor berat ini biasa digunakan para praktisi elektronika untuk alat timbang otomatis dll.

  • Magneto sensor
  • Magneto sensor adalah sensor untuk mendeteksi medan magnet. Sensor magnet ini bisa digunakan untuk alat pengukur medan magnet untuk keamanan ruangan trafo dan peralatan listrik.

  • Moisture Sensor
  • Moisture sensor adalah sensor untuk mengukur kandungan air pada objek. Sensor ini biasa digunakan untuk alat deteksi kandungan air pada kertas, tanah dll.

  • pH sensor
  • pH sensor adalah sensor untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasa-an suatu benda. Sensor ini biasa digunakan pada alat kesehatan, pertanian dan produksi minuman.

  • PIR motion sensor
  • PIR motion sensor adalah sensor untuk mendeteksi gerakan. Sensor ini bisa kita gunakan untuk alat pembantu dalam photografi, alat alarm keamanan, sistem pintu otomatis pada gedung dll.

  • RFID Sensor
  • RFID sensor adalah sensor untuk mendeteksi gelombang radio. Sensor ini bisa kita gunakan untuk alat pintu hotel, sistem ticketing, sistem kasir, sistem inventory dll.

  • Smoke sensor
  • Smoke sensor adalah sensor untuk mendeteksi asap. Sensor ini bisa digunakan untuk alat pendeteksi kebakaran, pengukur pencemaran udara dll.

  • Ultrasonic sensor
  • Ultrasonic sensor adalah sensor untuk mendeteksi gelombang suara ultrasonik. Sensor ini bisa kita gunakan untuk alat ukur pada industri, sistem pompa otomatis, untuk keamanan parkir kendaraan dll.

  • Vibration Sensor
  • Vibration sensor adalah sensor untuk mendeteksi getaran. Sensor ini biasa digunakan para praktisi alat mikrokontroler untuk sistem ketahanan bangunan, sistem pendeteksi gempa dll.

  • Voice sensor
  • Voice sensor adalah sensor untuk mendeteksi suara. Sensor ini bisa kita terapkan untuk alat keamanan ruangan, mengukur kebisingan, kepadatan lalu lintas dll.

  • Water Flow Sensor
  • Water flow sensor adalah sensor untuk mendeteksi aliran air. Sensor ini bisa kita terapkan untuk sistem otomasi irigasi, sistem peringatan dini banjir dll.

Demikianlah pembahasan tentang mikrokontroler dan potensi penggunaanya untuk alat membantu otomasi pekerjaan. Semoga menginspirasi para warga untuk berkreasi dan berkarya. 🙂

Referensi : wikipedia

Abdul

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Alat Sirkulasi Udara Tanpa Listrik Hemat Uang "Duang"
  2. Mengenal Led dan Penerapannya Untuk Pemula
  3. Beberapa Sumber Energi Listrik Alternatif Saat Listrik PLN Padam
  4. NFC dan Potensi Penggunaannya
  5. 7 Terobosan Teknologi Pada 2015 Yang Bisa Membantu Energi Dunia
  6. 5 Teknologi Tepat Guna Sederhana Rancangan Anak Bangsa
  7. Skema Power Supply Dengan Regulator
  8. Membuat Rangkaian Lampu Emergency Dari LED
  9. Bikin Sendiri Alat Bantu Untuk Tuna Netra Dengan Arduino

Dapatkan update terbaru facebook kami