Mengenal Led dan Penerapannya Untuk Pemula

Led atau light-emitting diode adalah suatu semikonductor (dioda) terdiri dari pin anoda dan katoda yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan arus searah (DC). Pada tahun 1990 sampai 2000 led kebanyakan cuma difungsikan sebagai lampu indikator dan backlight pada peralatan elektronik. Setelah tahun 2000 sampai saat ini led tidak lagi cuma digunakan untuk lampu indikator. Saat ini led sudah diterapkan sebagai lampu penerangan gedung dan jalan, lampu hias, senter, papan iklan, serta pada lampu kendaraan bermotor. Pada postingan ini admin membahas led agar para warga yang masih pemula dalam hobi elektronika bisa memahami pengetahuan dasar pengoperasian LED dan sedikit contoh penerapan LED sebagai lampu hias dan dekorasi.

fog Led untuk motor

Led untuk lampu sepeda motor


Simbol dan bentuk led

Sebelum memulai proyek dan percobaan dengan led kita wajib mengetahui simbol, bentuk dan cara kerja led.
simbol-led

simbol-led


contoh led

Contoh Led


Gambar diatas adalah simbol dan bentuk led secara umum. Sedangkan cara kerja lampu led sudah pernah admin ulas pada postingan sebelumnya.

Cara Mengetahui Polaritas LED

kontruksi umum dan polaritas led

kontruksi umum dan polaritas led


Cara paling mudah dan sederhana untuk menentukan anoda dan katoda pada led ada 2:

  • Dari bentuk fisik kaki-kaki led
  • Menentukan anoda dan katoda dari bentuk fisik kaki-kaki led adalah dengan melihat ukuran panjang kaki led. Standar dari pabrik biasanya kaki anoda lebih panjang dari kaki katoda. Kemudian lempeng katoda lebih luas dari anoda(lihat pada bagian dalam led). Untuk lebih detil perhatikan gambar sebelumnya.

  • Dengan memberikan arus dari baterai voltase 1.5V
  • Sedangkan cara menentukan kaki anoda dan katoda dengan memberikan arus dari baterai voltase 1.5V adalah seperti berikut. Hubungkan kutup positif baterai pada sembarang kaki led, dan kutup negatif dengan satu kaki lainnya. Jika led menyala, maka kaki yang terhubung pada kutub posistif baterai adalah kaki anoda dan kaki yang terhubung pada kutub negatif baterai adalah kaki katoda.

Cara menghitung nilai resistor untuk daya led

Sebelum menghubungkan led pada catu daya kita harus mengetahui tegangan kerja dari led yang akan kita gunakan. Cara mengetahui tegangan kerja dari led bisa dengan cara membaca manual dari pabrikan yang memproduksi led. Bisa juga dengan referensi umum sesuai warna sinar led seperti berikut ini:

  • Merah tegangan kerja biasanya 1.6V sampai 2.03 volt
  • Orange tegangan kerja biasanya 2.03V sampai 2.10 volt
  • Kuning tegangan kerja biasanya 2.10V sampai 2.18 volt
  • Hijau tegangan kerja biasanya 1.6V sampai 3.03 volt
  • Putih tegangan kerja biasanya 3V sampai 3.6 volt

Kendala umum dalam mengoperasikan led adalah tidak tersedianya catu daya dengan voltase yang sama dengan tegangan kerja led. Jika tegangan catu daya yang diberikan lebih besar dari tegangan kerja led, maka led bisa rusak. Untuk itulah kita membutuhkan resistor agar mendapatkan tegangan yang sesuai dengan tegangan kerja dari led. Untuk mendapatkan nilai resistor yang kita butuhkan jika tegangan catu daya tidak sama dengan tegangan kerja led, kita bisa menggunakan rumus berikut:

R = (V1 - V2) / I

Keterangan rumus:
R = adalah nilai resistor yang dibutuhkan
V1 = adalah tegangan catu daya
V1 = adalah tegangan kerja led
I = adalah arus minimal yang dibutuhkan led (led standar biasana 20mA)
Contoh kasus:

Misalkan kita mempunyai tegangan catu daya dari batre 9volt. Kita ingin menghidupkan led warna putih yang mempunyai tegangan kerja maksimal 3.6 volt. Berapakah nilai resistor yang kita butuhkan agar led bisa menyala terang dan tidak rusak?
Dari kasu diatas, sesuai dengan rumus kita membutuhkan resistor dengan nilai 270 ohm. Dengan perincian mendapatkan nilai berikut ini. R = (9v – 3.6v) / 0.020A —> 5.4 / 0.020 = 270.:

Contoh penerapan LED sebagai lampu hias dan dekorasi
Berikut contoh gambar penerapan led sebagai lampu hias dan dekorasi:

LED-Throwies

LED-Throwies


Lampu led dekorasi
lampu-led-acrilyc

lampu-led-acrilyc


Demikianlah beberapa contoh penerapan led untuk dekorasi. Pada lain kesempatan admin akan mencoba share beberapa proyek led dekorasi dan cara membuatnya.
Referensi : wikipedia dan instructables

Abdul

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Membuat Rangkaian Lampu Emergency Dari LED
  2. Miniatur Mobil Handmade "Mantap Buat Pecinta Otomotif"
  3. Bikin Sendiri dan Jual Lampu Led Dekorasi
  4. Lampu Depan Sepeda MTB "L12 Cree XP-E Q5 200lm 3-Mode White Zooming"
  5. Nama Nama Komponen Elektronika
  6. “PAKAYUNG” Jemuran Baju Lipat Inovatif MasaDepan
  7. Merakit Sendiri Fog Lamp Led Untuk Motor
  8. Cara Kerja Lampu Led
  9. Membuat Alat Pengukur Suhu Ruangan Dengan Arduino

Dapatkan update terbaru facebook kami